Wow Banget.. Terasering Bukit Panyaweuyan Majalengka

2018-03-24-22-38-28
Keindahan Terasering Panyaweuyan Argapura Majalengka

Sudah lama sekali keinginan untuk mengunjungi Bukit Panyaweuyan Majalengka terbesit di hati, pucuk di cinta ulam pun tiba, akhirnya KFBPJ mengadakan ODT ke Bukit Panyaweuyan.  ODT ini di gawangi oleh bang Wira dan bang Adhi, serta mepo di sekretariat BPJ di daerah Cawang. Kareno ODT ini di adakan oleh KFBPJ maka peserta harus membawa kamera DSLR atau Mirolles, karena tujuan diadakan trip ini untuk belajar fotografi.

KFBPJ adalah komunitas fotografi yang berada di bawah naungan Backpacker Jakarta. Saya sebetulnya termasuk member KFBPJ, tetapi karena kurang rajin makanya ga pinter-pinter motret hehehe.

2018-03-24-21-39-31
foto bersama peserta trip 

Awalnya saya ragu ikut trip bareng KF, mengapa? Karena di KF tempat berkumpulnya para master fotografi. Saya minder mengingat belum menguasai tehnik foto dan gear yang saya punya juga terbatas hanya kamera DSLR standard dan tripod. Tapi rasa minder itu terkalahkan karena keinginan untuk melihat keindahan Terasering bukit Panyawenyan.  Kebetulan di KF ini sudah ada beberapa orang yang saya kenal, jadi saya pun  langsung daftar untuk ikut ODT.

Oh No…Mobil telat

Sesuai info tanggal 20 Januari 2018 jam 23.00 kami berkumpul di mepo yang telah di tentukan yaitu di sekretariat BPJ Cawang dekat RS UKI. Saat saya tiba di mepo sudah banyak peserta yang datang, karena menurut jadwal perjalanan di mulai jam 24.00.

Setelah seluruh peserta datang semua ( jumlahnya kira–kira 30 orang + 2 orang CP), kami pun siap berangkat tetapi mobil elf yang di pesan panitia belum datang. Tunggu menunggu hingga lewat jam 1 dini hari mobil belum datang juga dan sudah di telp oleh bang Adhi, tetapi tak ada kabar berita dari supir atau pemilik mobilnya.

Sambil tunggu mobil datang ada yang mengobrol, bermain hp atau tiduran di sekitar Sekret BPJ. Tunggu dan tunggu itulah yang kami lakukan dengan sabar, hingga jam 01.30 mobil elf tersebut belum datang juga, akhirnya bang Adhi memesan mobil lainnya sebanyak 4, mobil tersebut bertype minibus yang maksimal hanya muat untuk 6 orang. Karena mobil ini di pesan dadakan otomatis kami tidak bisa memilih kendaraan yang kapasitas tempat duduknya lebih banyak.

Sementara mobil yang baru di pesan dalam perjalanan, tiba-tiba mobil elf tersebut datang , tentu saja bang Adhi kesal dan marah terhadap ke 2 supir elf tersebut. Mereka beralasan tidak tahu jalan dan hingga ke sasar, mengingat pihak KF sudah membayar DP 50 % untuk ke 2 elf tersebut maka di putuskan hanya 1 mobil elf yang di pakai. Karena KF juga sudah pesan mobil pengganti sebanyak 3 buah, karena 1 di batalkan.

Setelah negosiasi antara pihak elf dan CP KF dan mereka sepakat maka. Peserta terbagi pada beberapa mobil, saya yang awalnya janjian dengan Wulan untuk satu mobil ternyata tidak bisa. Wulan di mobil elf dan saya di mobil minibus Sienta yang hanya muat 6 orang dan itupun saya harus berbegi tempat duduk dengan peserta lainnya (berdesakan dalam mobil tersebut).

Mobil mulai berjalan beriringan, mengingat kondisi di jalan tol arah Cikampek macet meskipun saat itu pukul 02.30 pagi, maka di putuskan mobil melintasi jalan Kalimalang dan masuk tol  di pintu tol Bekasi Timur.  Akibat dari pelebaran jalan di sisi jalan tol dan pembangunan jalan tol LRT, jalanan tol ke arah Cikampek masih macet. Terutama di gerbang utama tol Cikarang, selain antri bayar tol keluar dan padatnya kendaraan di tol Cikampek.

IMG_4774 (2)
keindahan Terasering bukit Panyaweuyan Argapura Majalengka

Lepas dari gerbang tol Cikarang utama, mobil tetap melaju dalam kecepatan sedang dan kami berhenti di rest area sekitar Karawang untuk mengisi kartu tol dan menunggu rombongan mobil lain yang masih tertinggal. Setelah semua mobil berkumpul, kami melanjutkan perjalanan kembali ke jalan tol ke arah Cipali. Saat waktu menunjukan jam 04.00 rombongan mobil kami berhenti rest area Indramayu untuk beristirahat dan melaksanakan sholat shubuh serta mengisi pulsa kartu tol  milik Febri, tetapi sayang sekali semua sistim untuk pengisian pulsa tol masih offline.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan dan tujuan kami keluar di gerbang tol KertaJati dengan perasaan cemas karena kartu tol milik Febri belum terisi, mobil kami melewati loket tol dan mencoba menggunakan kartu tol milik Febri tersebut,  ternyata kami kurang bayar dan Alhamdulilah kekurangan bayar tol dapat di bayar secara tunai.

Mobil kami kembali menepi di pinggir jalan dekat loket tol untuk menunggu mobil elf yang masih di belakang, mungkin karena terlalu pagi atau petugas loket tol mengantuk maka terjadi kesalahan pilih golongan kendaraan yang seharusnya gol 1 tetapi menjadi gol 2 maka terjadi lebih bayar dan harus di koreksi pada mesin tol  dan uang tersebut harus di kembalikan pada supir elf. Saat itu waktu sudah menunjukan jam 06.30 akhirnya rombongan mobil kembali melanjutkan perjalanan ke arah Majalengka yang kurang lebih jaraknya masih 2 jam perjalanan.

2018-03-26-09-33-26
saya dengan hijaunya bukit Panyaweuyan

Bukit Panyaweuyan

Karena hanya 2 CP tersebut yang mengerti jalan menuju bukit Panyaweuyan Argapura Majalengka (bang Wira berada di mobil elf dan bang Adhi di mobil  BRV) maka mobil kami terus beriringan dan bila ada yang tertinggal maka kami akan menunggunya. Tiba di terminal Maja Majalengka, kami beristirahat dan mencari sarapan serta menunggu mobil elf yang masih di belakang. Setelah mobil elf datang, kemudian kami melanjutkan perjalanan dan mulai memasuki wilayah Teja Permana/Cibunut atau Cibuluh .

Jalan yang kami lalui mulai mengecil serta menanjak dan bila berpapasan dengan kendaraan lain maka kendaraan harus saling mengalah untuk memberikan jalan. Semakin lama jalan semakin naik dan berbelok-belok mengikuti lekukan bukit serta perlu kesabaran dan keahlian dari pengendara mobil.  Udara pegunungan yang segar sangat terasa, saya buka jendela mobil dan AC di matikan. Kami hirup dalam-dalam udara segar tersebut untuk membersihkan paru-paru dan saya semakin bersyukur dapat menikmati udara segar ini.

Akhirnya kami tiba di Bukit Panyaweuyan, bukit ini terletak di Desa Sukasarikaler Argapura Majalengka Jawa Barat, di atas ketinggaian antara 800-1000 mdpl. Semilir angin yang sejuk dan langit yang agak mendung menyambut kami tiba dan  kami pun terpana dengan hamparan hijau dan indahnya bukit ini serta semakin semangat untuk belajar memotret lanskap dan human interest dengan di pandu CP KF.

IMG_4811 (3)
Petani sedang menyemprotkan anti hama

Argapura memiliki hawa dan udara sejuk nan menyegarkan rongga paru-paru. Bukit ini sangat mempesona, sejauh mata memandang kami melihat keindahan dan barisan pohon bawang daun yang bersusun rapi. Lanskap bukit yang berundak-undak dan berwarna warni yang di dominasi warna hijau sangat indah di pandang mata. Dari bukit ini pun terlihat gunung Ciremai yang gagah menjulang tinggi di antara perbukitan.

Bukit Panyaweuyan Argapura Majalengka akan lebih menarik jika dikunjungi pada pagi hari sebelum matahari terbit atau saat sore hari saat matahari akan terbenam. Suasana tenang dan syahdu sangat terasa, terlebih  saat kabut turun. Tak henti-hentinya hati ini bersyukur karena telah menjejakkan kaki di bukit Panyaweuyan. Saya kagum atas kerja keras para petani bawang daun dan hasil karya Mu ya Allah…begitu indah dan mempesona.

2018-03-24-23-13-23
Curug Muara Jaya

Wisata Curug Muara Jaya

Jam menunjukan pukul 11.30 tujuan kami selanjutnya menuju Curug Muara Jaya, yang terletak di Kampung Apuy, Argamukti, Argapura, Kabupaten Majalengka. Lokasi curug cukup dekat hanya memerlukan waktu 20 menit dan arahnya menuju arah balik serta menurun.

Sarana di lokasi ini tersedia penginapan, mushola, kamar mandi dan tak perlu khawatir di lokasi ini banyak kantin atau warung, yang menjual makanan ringan ataupun warung nasi. Tempat wisata ini selalu ramai di  kunjungi wisatawan pada hari biasa maupun hari libur nasional dan harga tiket masuk ke lokasi wisata curug 20.000/orang.

Dari lokasi parkir kendaraan ke curug jaraknya 1 km dan kondisi jalan cukup baik karena sudah conblok. Di kawasan sekitar curug ini berudara sejuk dan tanahnya sangat subur sehingga banyak ditemui hamparan kebun sayur mayur dan palawija seperti kembang kol, bawang daun, kol dll.

Selain air terjun, daya tarik lainnya adalah pepohonan besar berumur ratusan tahun, dan satwa seperti kera dan lutung. Mendekati curug jalan lebih menurun dan bertangga serta cukup menguras tenaga tetapi sangat aman karena di kanan kiri jalan tersebut sudah di pasang pagar pengaman.

Curug ini adalah jenis air terjun bertingkat (cascade) dengan ketinggian terjunan air keseluruhan sekitar 73 m.  Terdapat dua tingkat air terjun, tingkat pertama merupakan air terjun utama yang jatuh dari ketinggian sekitar 60 meter pada dinding tebing batu, sementara tingkat dua merupakan air terjun yang lebih kecil hanya setinggi sekitar 13 meter dan berupa undakan.

2018-03-24-23-30-23
Jernihnya air mengalir

Di lokasi curug ini kami belajar memotret air terjun yaitu memotret air yang jatuh tersebut seindah hamparan kapas dengan cara long exposure, untuk pemotretan tersebut di pandu oleh senior-senior KF. Setelah puas potret memotret bolehlah kami bermain-main air untuk menyegarkan tubuh ini.

Sekitar jam 17.00 kami bersiap-siap kembali ke Jakarta,  karena hari sudah sore dan kabut mulai turun. Dalam perjalanan tersebut kami mampir di resto untuk makan dan melaksanakan sholat magrib. Selesai makan kami melanjutkan perjalanan dengan tujuan Sekret BPJ Jakarta, tetapi karena malam hari dan penerangan jalan kurang. Maka rombongan kendaraan yang semula berjalan beriringan, kemudian terpencar.

2018-03-24-22-23-48
Peserta ODT KFBPJ

Kami tiba di Cawang Jakarta sekitar jam 01.00, kemudian peserta yang telah tiba kembali ke rumah masing-masing. Alhamdulilah trip KF berjalan lancar walaupun awalnya penuh dengan drama tetapi happy ending. Terima kasih KF atas ilmunya, semoga bisa bergabung lagi dengan trip KFBPJ selanjutnya.

Rute :

Dari tol Cipali keluar gerbang Tol Kertajati lalu ke arah Majalengka/Terminal Maja setelah melawati terminal belok kiri ikut jalan kearah  Teja Permana/Cibunut atau Cibuluh .

Tinggalkan Balasan